Saturday, 1 October 2016

Cerpen tentang Si Penjual Koran

SI PENJUAL KORAN


       Di ufuk timur, matahari belum tampak. Udara masih terasa dingin. Alampun masih diselimuti embun pagi. Tiba-tiba datang seorang anak sambil mengayuh sepedanya ditengah jalan yang masih lengang.
Siapakah anak itu ? terntaya ia adalah seorang penjual koran. Ia mendatangi pelanggan-pelanggan setianya dari satu rumah ke rumah lainnya. Begitulah pekerjaan setiap hari , semua itu dikerjakan dengan ikhlas dan penuh dengan rasa tanggung jawab.

Pada saat ia mengayun sepedanya, ia menemukan sebuah benda, benda itu adalah sebuah bungkusan plastik berwarna putih, sehingga membuat dia jadi gemetaran dan takut melihat benda tersebut. Ia berfikir bahwa benda itu adalah bom, Namun akhirnya ia mencoba membuka bungkusan itu, ternyata dalam bungkusan itu ada uang dan perhiasan
‘’Milik siapa, ya ? ‘’ tanyanya dalam hati,

Ia makin terperanjat lagi karena ada kartu kredit didalamnya.
‘’Lho... inikan milik tetangga aku yang semalam rumah kemasukan maling’’

Karena pelarinya terburu-buru, bungkusan perhiasan itu jatuh dan anak itu segera mengembalikan bungkusan itu kepada pemiliknya dan ia menceritakan semua apa yang terjadi.


       Karena dengan kejujurannya , ia dibantu oleh tetangganya itu untuk memberikan modal kepadanya itu membuka kios dirumahnya. Kini dia tidak lagi harus mengayuh sepedanya untuk menjajakan koran. Ia cukup menunggu pembeli datang kerumahnya untuk berbelanja. Itulah akhir dari sebuah kejujuran yang akan membawa kebahagian di kehidupan kelak.


Karya : Zahratul Jannah

No comments:
Write comments